-
Kain Serat Daun Nanas & Sutra : Inovasi Sustainable Fashion dari PT. Serat Nanas Indonesia
-
Produk Inovasi Berkelanjutan Berbasis Serat Alam Daun Nanas di ajang Trade Expo Indonesia
-
Ramah Tamah & Konsolidasi Cahaya Ladara Nusantara bersama UMKM!
-
Tunjukan Inovasi Kapas Daun Nanas untuk Krenova Kab. Temanggung!
Temanggung, Rabu 28 Agustus 2024 bertempat di kantor BAPPEDA Kab. Temanggung Aula Progo. Pemerintah Kab. Temanggung kembali menggelar ajang pencarian Inovasi yang diikuti oleh ASN, pelajar, dan masyarakat Temanggung baik kelompok maupun perorangan.
Lomba krenova ini dilakukan untuk mencari inovasi-inovasi baru yang diciptakan oleh masyarakat Temanggung. Tahun ini, lomba krenova diikuti oleh 23 peserta saja.
Dengan adanya kegiatan ini, maka pemda setempat bisa memberikan wadah kepada masyarakat Temanggung untuk menunjukkan inovasi mereka dalam segi apa pun, tanpa membatasi kreativitas para peserta.
Tiga dewan juri berbakat dalam bidangnya juga didatangkan oleh panitia untuk menilai setiap inovasi dari para peserta, di antaranya Bpk. Eko Suprapto, SH,M.M. Bpk. Kurniawan Teguh Martono., ST.,MT dan Bpk. Marjoko,ST,MBA, M.Sc.
Harapan kedepannya, semoga masyarakat Temanggung semakin banyak yang menunjukkan inovasi-inovasi baru guna memajukan kota tercinta dan tentunya bermanfaat untuk seluruh elemen masyarakat Temanggung sendiri, bahkan seluruh Indonesia.
-
Ibu Nani Hadi Tjahjanto – Istri Menkopolhukam tertarik dengan Kain yang Terbuat dari Kapas Daun Nanas!
-
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi AK-Tekstil Solo Dengan Mitra Industri
Solo, Jum’at 9 Agustus 2024, bertempat Di Aula Gedung B AK-Tekstil Solo bersama dengan beberapa industri yang bergerak di bidang tekstil, PT. Serat Nanas Indonesia berkesempatan menjadi salah satu mitra industri yang bisa menandatangani surat kerjasama dengan pihak AK-Tekstil solo untuk memfokuskan pengembangan benang serat nanas dengan metode pemintalan menggunakan mesin.
Ini menjadikan PT. Serat Nanas Indonesia menjadi yang pertama membuat benang menggunakan bahan utama kapas daun nanas dengan metode pemintalan menggunakan mesin yang berstandar industri.
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan benang kapas serat nanas bisa diproduksi secara masal dan masuk ke industri tekstil dengan mudah dan kualitas yang lebih baik.
-
Inovasi Produk bersama Good Design Indonesia!
Good Design Indonesia merupakan ajang penganugerahan berskala nasional yang diberikan kepada karya-karya desain terbaik di Indonesia. Program ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN), Kementerian Perdagangan Republik Indonesia sejak 2017. Para pemenang GDI dibagi menjadi tiga kategori, yaitu GDI of the Year, GDI Best, dan GDI. Semua produk pemenang GDI menerima sertifikat pemenang.
Sebuah platform bagi designer dan pelaku usaha nasional untuk merambah ke pasar global. Mendorong perekonomian bangsa melalui pertumbuhan ekspor nonmigas.
Pada tahun 2024 ini Kementrian Perdagangan Republik Indonesia kembali mengadakan ajang penghargaan Good Design Indonesia dengan mengangkat tema “Eksplorasi Material Berkelanjutan” yang dibagi dalam 14 kategori dan dapat diikuti oleh semua pelaku usaha baik perorangan maupun kelompok.
Dengan memulai roadshownya di Jogjakarta, PT. Serat Nanas Indonesia berkesempatan untuk menghadiri rangkaian acara ini. Mengetahui lebih dalam lagi mengenai bagaimana proses dan keuntungan yang didapat dari mengikuti ajang Good Design. Membuka wawasan bagi kami betapa berpengaruhnya ajang ini bagi keberlangsungan usaha menengah kecil untuk membantu perkembangan baik pemasarannya ataupun dalam pengembangan produknya.
Dilanjutkan dengan pendaftaran melalui online, PT Serat Nanas Indonesia berhasil lolos dalan babak penjurian tahap awal.
Diikuti oleh lebih dari 300 peserta tepilihlah 114 nomiasi design untuk masuk ke tahap penjurian presentasi.
Dari 114 peserta ini dipilihlah 30 besar pemenang penghargaan Best Design dan Good design of the year yang nantiya akan maju lagi ke tahap selanjutnya untuk memenangkan penghargaan G-Mark di Jepang.
Di tahap ini, PT Serat Nanas belum berkesempatan untuk meju ke tahap selanjutnya. Ini sudah menjadi sebuah pengalaman besar bagi kami bisa maju ketahap penjuruan ke dua yaitu mempresentasikan produk kapas daun nanas.
Merupakan pengalaman besar dan menjadikan pembelajaran untuk kami agar bisa mengembangkan lebih baik lagi produk kami dan berkesempatan untuk mengikuti ajang Good Design Indonesia pada tahun selanjutnya.
-
Penumbuhan Korporasi Petani Nanas Pemalang bersama PT. Serat Nanas Indonesia
-
Ajang Krenova 2024 – Membangkitkan Industri Tekstil Indonesia dengan Kekayaan Lokal Limbah Daun Nanas
-
Bagaimana Penerapan Mesin Spinning Dalam Pembuatan Benang Dari Serat Nanas ?
Serat nanas adalah salah satu jenis serat alami yang berasal dari daun tanaman nanas. Serat nanas memiliki potensi sebagai bahan baku tekstil karena memiliki sifat fisik dan mekanik yang baik, seperti kekuatan, kekakuan, dan kekilauan.
Serat nanas juga merupakan bahan yang ramah lingkungan karena berasal dari limbah daun nanas yang biasanya dibuang setelah panen buah. Namun, serat nanas juga memiliki beberapa kelemahan, seperti kasar, kaku, dan sulit diolah menjadi benang halus. Oleh karena itu, diperlukan proses spinning untuk mengubah serat nanas menjadi benang yang dapat digunakan untuk membuat kain atau produk tekstil lainnya.
Spinning adalah proses pembentukan benang dari serat dengan cara menarik, memutar, dan menggulung serat. Spinning dapat dilakukan dengan menggunakan mesin spinning yang berfungsi untuk mengatur kecepatan, ketegangan, dan putaran serat.
Mesin Spinning Dapat Dibedakan Menjadi Dua Jenis
Mesin spinning single spindle
Mesin spinning single spindle adalah mesin spinning yang hanya memiliki satu poros untuk memutar serat. Mesin spinning single spindle biasanya digunakan untuk skala kecil atau rumah tangga.
Mesin spinning multi spindle
Mesin spinning multi spindle adalah mesin spinning yang memiliki banyak poros untuk memutar serat secara bersamaan. Mesin spinning multi spindle biasanya digunakan untuk skala besar atau industri.
Bagaimana penerapan spinning pada pembuatan benang dari serat nanas ?
- Persiapan serat nanas : Serat nanas harus dipersiapkan dengan baik sebelum proses spinning, seperti membersihkan, mengeringkan, dan memberikan perlakuan alkali (NaOH) untuk menghilangkan kotoran, lilin, dan lignin yang menempel pada serat. Perlakuan alkali juga dapat meningkatkan kehalusan, kelembutan, dan daya serap serat nanas.
- Proses Spinning : Serat nanas yang sudah dipersiapkan kemudian dimasukkan ke dalam mesin spinning, baik mesin spinning single spindle maupun mesin spinning multi spindle. Serat nanas akan ditarik, diputar, dan digulung oleh mesin spinning menjadi benang dengan diameter, panjang, dan putaran tertentu. Parameter-parameter tersebut dapat diatur sesuai dengan kebutuhan dan tujuan penggunaan benang.
- Uji Tarik : Benang yang dihasilkan dari proses spinning kemudian diuji tarik untuk mengetahui kekuatan dan elastisitas benang. Uji tarik dilakukan dengan menggunakan alat uji tarik universal yang dapat mengukur gaya tarik, regangan, dan modulus elastisitas benang. Uji tarik dapat menunjukkan kualitas benang dari segi ketahanan terhadap beban dan deformasi.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan spinning benang dari serat nanas, antara lain:
- Kualitas serat nanas. Serat nanas harus bersih, halus, dan tidak mengandung gum. Gum adalah zat yang menempel pada serat nanas yang dapat mengganggu proses spinning. Gum dapat dihilangkan dengan proses degumming, yaitu pencucian serat nanas dengan air panas dan deterjen.
- Alat spinning. Alat spinning yang digunakan harus sesuai dengan karakteristik serat nanas. Serat nanas memiliki panjang, ketebalan, dan kekuatan yang bervariasi. Oleh karena itu, alat spinning harus dapat menyesuaikan kecepatan, tekanan, dan sudut pintalan sesuai dengan serat nanas. Salah satu alat spinning yang dapat digunakan adalah mesin spinning single spindle, yaitu mesin yang memiliki satu poros untuk memintal serat nanas menjadi benang single.
- Parameter spinning. Parameter spinning yang harus diperhatikan adalah twist, count, dan tenacity. Twist adalah jumlah putaran yang diberikan pada benang per satuan panjang. Count adalah ukuran ketebalan benang yang dinyatakan dalam nomor tex. Tenacity adalah kekuatan tarik benang per satuan luas penampang. Parameter spinning ini dapat mempengaruhi kualitas benang yang dihasilkan, seperti kehalusan, kekuatan, dan elastisitas.
Demikian beberapa hal yang harus diperhatikan ketika spinning benang dari serat nanas. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.
Industri tekstil semakin berkembang dengan inovasi berbasis keberlanjutan. PT. Serat Nanas Indonesia dengan bangga memperkenalkan Kain Serat Daun Nanas yang dipadukan dengan Sutra, sebuah pencapaian pertama dalam dunia fashion berkelanjutan di Indonesia.
Kami terus melakukan pengembangan untuk memastikan bahwa setiap kain yang dihasilkan memenuhi standar kualitas tinggi dan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan.


Dengan Support dari Cahaya Ladara Nusantara PT. Serat Nanas Indonesia turut serta dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) untuk memperkenalkan produk-produk inovatif berbasis Kapas Daun Nanas yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Dalam ajang ini, PT. Serat Nanas Indonesia menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya terbarukan dan inovasi teknologi untuk menciptakan produk berkualitas tinggi yang dapat bersaing di pasar global.
India merupakan negara di urutan pertama kemudian disusul oleh Malaysia, Nigeria, China, Mesir, Australia, Vietnam, Jepang, Pakistan, dan Saudi Arabia.













